Merry Christmas & Happy New Year

26 12 2008

natal 2008

Walaupun tanpa Papa di Natal tahun ini dan selamanya, saya tetap bersyukur Tuhan masih menyertai saya… Thanks GOD 🙂

Iklan




Selamat Jalan Papa Tercinta

16 12 2008

Pagi, Jumat 12 desember 2008 pukul 06:00 masih di tempat kerja, ada panggilan masuk melalui handphone dari kakak saya.. “fritz, lagi ba’ apa?”
“Lagi di rumah sakit, dinas malam…ada apa?”, kakak saya terdiam sejenak.
“Papa meninggal…!!”
“Bagh..jangan main-main ekgh…” jawab saya dengan nada datar.
“Iyah..papa sudah tidak ada…”
-glek- saya terdiam, tidak tahu harus menjawab apa lagi, pikiran saya terasa kosong, dan tak terasa titik-titik air mata mulai berjatuhan. disaat terdiam itu, saya kembali mengingat masa lalu di saat kecil hingga dewasa sekarang ini dimana kebersamaan bersama beliau begitu indah.

Hari itu juga saya berangkat dari palu menuju morowali…setibanya di rumah kediaman orang tua, saya mendapati tubuh papa yang terbujur kaku di dalam peti jenazah, beliau terlihat begitu tampan dengan seyuman yang indah. di balik senyuman itu begitu banyak pengalaman hidup yang saya lalui bersama beliau. kemudian saya mencium pipi beliau…lama…diiringi dengan tetesan air mata, saya melepaskan semua kerinduan saat itu sambil terus menciumi beliau dan diiringi dengan doa agar papa tercinta di terima di sisi Bapa di surga.
“Bersedihlah, tetapi jangan seperti orang yang tidak punya pengharapan”, kalimat dalam alkitab itulah yang menyadarkan saya. didalam kesedihan ini ada pengharapan yang begitu indah yakni dosa-dosa papa selama di dunia bisa di ampuni, papa di terima di sisi Bapa di surga, dan keluarga yang di tingalkan di beri ketabahan dan tetap tegar dalam menjalani kehidupan ini selanjutnya.
Saya melihat mama, di wajahnya benar-benar tergambar jelas kesedihan itu, raut wajah mama yang semakin tua tetapi tetap penuh pengharapan. mama terlihat semakin kurus.. kini mama akan menjalani kehidupan sehari-hari dan masa tuanya tanpa papa di sampingnya.. perih jika membayangkan semua itu, tetapi sebagai manusia kita harus tetap menjalaninya dengan penuh bahagia, tidak ada pilihan lain karena Tuhan sudah merencanakan semua ini.

Tiga hari tubuh kaku papa di dalam peti jenazah di semayamkan di rumah duka sebelum di makamkan, setiap malam ada ibadah penghiburan bagi keluarga yang di tinggalkan. Hari minggu, 14 desember 2008 sekitar pukul 15:00, papa di berangkatkan ke tempat peristrahatan terakhir. kepergian beliau diringi doa dan nyanyian penghiburan.
Kini papa benar-benar telah beristirahat dengan tenang dari semua aktivitas dan pekerjaannya sebagai manusia di dunia ini.

Selamat Hari Natal Papa Tersayang, Selamat Jalan Papa… Doa Anak-Anakmu selalu menyertaimu… Tuhan terimalah Papa di sisi-Mu.
…Amin…

Riwayat hidup beliau

Lahir di Ronta Kab. Morowali, 23 Agustus 1938

Pendidikan:

  • SR [Sekolah Rakyat] di Tinompo, tamat tahun 1951
  • SMP [Sekolah Menengah Pertama] Sriwigading di Kolonodale, tamat tahun 1954
  • POS [Penjaga Orang Sakit] di Kolonodale, tamat tahun 1957
  • PKC [Sekarang di sebut SPK] di Poso, tamat tahun 1960

Pekerjaan:

  • 1957 – 1962 = Kepala Balai Pengobatan Lepra di Leprasari poso
  • 1962 – 1965 = Pegawai RSU Kolonodale
  • 1965 – 1994 = Kepala PusKesMas Tandoyono s/d pensiun

Masa bakti beliau di kesehatan kurang lebih 37 tahun.